Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

May 14, 2012

Orang Miskin, Silakan Mencuri


Judul diatas benar-benar saya tulis dalam keadaan sadar, karena jengkel setelah membaca berita tentang seorang miskin yang mencuri kayu jati. Jengkel dengan hukum di Indonesia yang dikuasai para alay. Anda sekalian tahu alay kan? ya hukum di Indonesia adalah hukum alay. Hukum yang bukan lagi berdasarkan undang-undang, tapi hukum yang berdasarkan selera masyarakat alay. Di Indonesia, anda bisa menghidari jeratan hukum, jika bisa membangun opini anda adalah pihak teraniaya, didzalimi, disiksa, difitnah atau nasib anda layaknya sinetron.

Apr 28, 2012

Ssssttttt, jika Adzan jangan keras-keras


Saya menulis disini tidak ingin memaksa anda ber-sependapat dengan saya. Tapi saya hanya ingin memberi padangan baru mengenai isu "suara adzan". Seperti biasanya, media sedikit mendramatisi, apa yang dikeluarkan pemerintah. Padahal menurut saya isi dari pidato Wapres saat Muktamar Dewan Masjid Indonesia Jumat (27/4) lalu, gak sampe "segitunya" seperti yang saya lihat di stasiun TV nasional. Yang efeknya, membuat orang resah, saling benci seolah Indonesia tidak ada toleransi keber-agamaan, tanpa membaca lengkap pidato Wapres Budiono. (ciri khas anak alay, selalu ikut-ikutan tanpa tau yang apa diikuti). Yang bersedia membaca pidato Waprees Budiono ada di detik.com

Jul 12, 2011

Prita Oh Prita

Saya mengira, saya tidak akan menulis topik ini lagi. Karena saya juga mengira kasus ini telah selesai beberapa bulan lalu. Kasus pencemaran nama baik RS Omni Internasional oleh Prita. Jujur, antara takut dan berani juga saya menulis ini. Takut karena pendapat saya akan bersebrangan dengan pendapat kebanyakan orang, berani karena saya yakin anda semua adalah masyarakat yang cinta kebebasan berpendapat.

Apr 28, 2010

Jack Lord, Sarjana Cum Laude Yang Jadi Tukang Pel. Salah sendiri Kenapa Mau

Sebenarnya ini adalah komplain saya pada berita dengan judul yang sama di detik.com. Di situs berita di detik.com dikisahkan seorang pemuda yang lulus dengan cumlaude tapi sangat mederita lahir batin karena pekerjaannya yang tukang pel (namun) berstatus PNS. Diberita itu si penulis berita dengan sangat gemulai membuat posisi jack lord adalah sebagi korban ketidakadilan."Bagaimana mungkin seorang lulusan terbaik hanya bekerja sebagi tukang pel?" pertanyaan inilah yang seolah olah membuat tidak adil. Bahkan alumni unri, sampai turut campur dengan meminta atasanya mengevaluasi jabatan si jack lord.